Posts Tagged ‘mawaddah’

Cinta dan mawaddah.

Cinta, ada cinta pada Allah. Ada cinta antar manusia, cinta pada lingkungan, dll..
Cinta antar manusia, ada cinta kepada pasangan. Ada cinta pada anak, cucu, dan sebagainya.

Cinta antar manusia adalah dialog antar dua akal. Cinta kepada manusia bukanlah melebur siapa yg dicintai kepada diri kita. Cinta kepada manusia harus tetap memelihara kepribadian yg dicintainya, tidak memaksanya menjadi seperti kita. Cinta bermula dari pengenalan padanya, kemudian timbul penghormatan, tanggung jawab, dan kesetiaan. Dan tanpa hal-hal tersebut maka bukanlah cinta.

Bukan cinta, yg tidak menghormati siapa yg dicintainya. Bukan cinta, yg tidak mengenalnya tentunya. Bukanlah cinta yg tidak setia kepadanya.

Puncak dari cinta manusia pada pasangannya dinamai oleh Al-qur’an sebagai mawaddah. Mawaddah adalah kosongnya jiwa dari segala yg buruk. Sehingga betapapun buruk yg dicintai, hati tidak pernah melihat keburukannya itu. Betapapun buruk kelakuannya hati telah kosong dari segala keburukannya. Sehingga yg buruk pun dilihat menjadi kebaikan. Itulah makna mawaddah dan itulah yg harus diperjuangkan bagi mereka yg menjalin cinta kasih.

Semoga Allah memberikan kepada kita cintaNya. Amin..

Advertisements